Kamis, 01 November 2018

MENJADI PENGGUNA JALAN YANG CERDAS

Ilustrasi penggunaan jalan raya yang salah


                Indonesia dikenal sebagai negara dengan penduduk yang padat di dalam jalan raya. Ada banyak alasan yang membuat lalu lintas di jalan raya menjadi tidak teratur dan lebih memilih untuk mengenakan kendaraan dengan seenak sendiri asal tujuan yang ingin dicapainya cepat tercapai.
                Lalu lintas merupakan sarana bagi seluruh masyarakat untuk berkendara dengan tertib di jalan raya, namun saat ini mulai berkendara dengan seenaknya sendiri dan menjadikan jalan raya tak lagi tertib. Beberapa penyelewengan lalu lintas antara lain tidak menggunakan helm pada saat berkendara, menyalip kendaraan lainnya tanpa melihat situasi yang aman, dan yang cukup sering terjadi adalah menerobos lampu lalu lintas pada saat lampu tersebut berwarna merah yang menunjukkan untuk berhenti.
                Tentunya keadaan yang seperti itu membuat masyarakat khususnya para pengguna jalan raya merasa tidak nyaman dan tidak aman untuk berkendara roda dua maupun empat. Telah banyak upaya dari kepolisian lalu lintas untuk menanggulangi masalah ini. Misalnya dengan menertibkannya langsung di setiap sudut jalan raya dan menggunakan cctv sebagai alat tilang yang langsung terekam oleh kamera di setiap lampu lintas maupun di sudut jalan raya.
                Namun tampaknya upaya tersebut belum berjalan maksimal. Terbukti dengan masih banyaknya para pengguna jalan yang merasa resah hingga terjadi kecelakaan yang sering dijumpai di beberapa kota di Indonesia. Sehingga diperlukan tindakan yang lebih tegas dari pihak kepolisian lalu lintas untuk memberi efek jera dan tidak mengulanginya lagi bagi para pengguna jalan raya yang masih tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar