SEMARANG – Para mahasiswa KPI D 2018 UIN Walisongo
menyambut positif kesepakatan yang dicapai dosen pengampu mata kuliah
Kewirausahaan pak Widodo, atas pemberian tugas yang berupa membuka wirausaha
dan menghasilkan minimal 20 juta dalam satu bulan, Jumat (28/9).
Salah satu mahasiswa KPI D UIN
Walisongo kemarin langsung menyatakan bahwasanya tugas yang diembani oleh dosen
pengampu cukup berat mengingat para mahasiswa baru khususnya masih sulit untuk
mencari waktu yang pas, dikarenakan kuliah dengan tugas yang menumpuk serta
adanya kegiatan organisasi mahasiswa yang cukup padat.
Disisi lain, mahasiswa UIN
Walisongo Dani Majid mengutarakan bahwasanya para mahasiswa KPI D 2018 cukup
antusias dalam menerima tugas kewirausahaan ini.
“Karna mahasiswa membutuhkan
biaya yang lebih, khususnya yang tinggal di kost dan yang mempunyai keluarga
yang sangat berkecukupan”, katanya.
Dia pun menegaskan bahwasanya
tidak ada kata berhenti dalam berwirausaha, Dani menyatakan, “ Tidak ada kata
berhenti dalam hidup saya, saya akan berusaha lagi karena semua usaha yang kita
jalani itu pasti ada naik turunnya dan intinya jangan pernah berhenti”.
“Beban saya adalah ketika saya
gagal dalam menjalankan usaha”. Ujarnya.
Mahasiswa lain pun ikut angkat
bicara mengenai tugas ini. Farhan Hafidz mahasiswa KPI D yang menjalankan usaha
Tiens itu, mengungkapkan bahwasanya tugas ini adalah salah satu syarat UTS
(Ujian Tengah Semester) yang diberikan oleh dosen pengampu.
“Iya, itu adalah syarat untuk
mengikuti UTS, setiap mahasiswa harus membuka usaha, usaha apapun itu”,
terangnya.
“Masalah ada yang mendukung
tidaknya dalam menjakankan usaha ini sih pasti ada yang tidak mendukung, karena
tugas berwirausaha ini bersifat tiap hari, sedangkan setiap hari kita yang
mahasiswa ada jam mata kuliah. Tapi, nyatanya tidak mengganggu”, ujar Farhan
ketika ditanya mengenai dukungannya dari keluarga.
Mengenai proses pun ia sempat
angkat bicara, “Alhamdulillah, di dalam usaha pasti ada proses, di proses usaha
yang saya jalani ini, alhamdulillah bisa saya lewati”, ungkapnya ketika
di wawancarai oleh tim LPM MISSI.
Fahira Widda selaku ketua
kelompok 4 di dalam tugas berwirausaha pun mengharapkan untuk seluruh individu
di dalam kelompok (tidak hanya di kelompoknnya saja) untuk menjalankan usaha
ini dengan baik dan rapi, walaupun masih pada pemula dan dalam proses yang
lebih baik.
“Kita ajak lagi dia untuk
berwirausaha dan aktif didalamnya, kalo belum punya inisiatif untuk membuka
usaha, bisa ikut dengan teman yang lain, yang mana sudah mempunyai usaha”,
ungkapnya ketika menjelaskan apabila salah satu individu tersebut tidak aktif
dalam berwirausaha.
Sebelumnya, Fahira pun mempunyai
kesan tersendiri mengenai tugas berwirausaha berkelompok ini, “Pastinya, nambah
pengalaman dan yang tidak kalah penting adalah kita dapat merasakan payahnya
dalam berwirausaha”.
Komting mata kuliah Kewirausahaan KPI D 2018 Masna Khasbiyah beranggapan
bahwa tujuan dari dosen pengampu adalah baik, karena melatih kita agar bisa
berwirausaha walaupun target yang di tentukan cukup besar dan mepet, namun ia
percaya bahwa hal itu agar kita lebih bersemangat untuk menjalani wirausaha.
“Targetnya 20 juta dan waktunya
1 bulan, namun saya yakin target 20 juta itu hanya untuk menyemangatikita agar
bersemangat menjalani wirausaha ini”, terangnya.
“Dosen pengampu mendengarkan
keluhan kami, bahkan dosen pun selalu memberi semangat ketika kami mengeluarkan
keluh kesah kita”, ujarnya
Kemarin, Masna mengemukakan
bahwa ia mempunyai motivasi yang membuatnya teguh dalam berwirausaha, “Motivasi
saya dalam berwirausaha itu jangan mengharapkan banyak laba, namun dalam
berwirausaha jadikanlah banyak pengalaman agar kita bisa terus memperbaiki
kekurangan kita”, terangnya
Antara kuliah dan usaha, mayoritas
mahasiswa memilih keduanya dikarenakan, para mahasiswa pun membutuhkan biaya
tambahan dan terus bisa memperoleh ilmu dari kuliahnya.
Rencananya, nantinya sebelum UTS
dimulai uang-uang hasil dari usaha para mahasiswa akan dikumpulkan kepada dosen
pengampu dan memberikan laporan-laporan mengenai hasil usaha yang telah mereka
lakukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar